Selamat Datang di Blog avrieleeya

Selasa, 25 Desember 2012

Memperingati 8 tahun Peristiwa Tsunami Aceh

Tak terasa perjalanan waktu berlalu demikian cepat. Tsunami yang menerjang pesisir Aceh kini tepat berusia delapan tahun.

Hari Minggu sekitar pukul 08.15 WIB, pada 26 Desember 2004, gempa kuat menguncang Aceh. Gempa pun ikut dirasakan di sejumlah daerah di Indonesia dan negara tetangga.

Kalimat "Indonesia menangis" pun mulai kerap terdengar di telinga setelah orang-orang menyaksikan tayangan televisi tentang dahsyatnya kehancuran Aceh yang diterjang tsunami.

Ratusan ribu jiwa, laki-laki dan perempuan, tua dan muda, kaya serta miskin turut menjadi korban bencana alam yang sebelumnya tidak dikenal di kalangan masyarakat Aceh.

Tsunami atau gelombang besar dengan ketinggian air laut bervariasi antara setengan hingga dua meter menerjang Kota Banda Aceh, sebagian Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat dan Pidie serta Aceh Utara.

Jangkauan air laut merambah daratan antara tiga hingga lima kilometer dari pesisir pantai di sebagian wilayah di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.

Puing-puing kehancuran bangunan di mana-mana, mayat-mayat berserakan dan rintihan anak manusia yang masih bernafas namun tak sanggup menahan rasa sakit juga menjadi pemandangan hari-hari berselang tidak lama tsunami datang.

Bala bantuan pun satu per satu tiba di Aceh. Tidak mengenal warna kulit, suku, bahasa, dan agama, semuanya satu tujuan yakni membantu masyarakat Aceh.

Bangsa-bangsa dari berbagai belahan bumi itu datang membawa pakaian, pangan dan sandang serta obat-obatan. Rumah sakit lapangan berdiri hampir setiap penjuru meski keadaan darurat.

Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang yang biasanya hanya melayani tiga penerbangan dari dan ke Banda Aceh, berubah menjadi super sibuk. Puluhan pesawat antre untuk mendarat.

Barak darurat dan tenda-tenda pengungsi juga mulai dibangun dan tersebar di ratusan titik untuk menampung keluarga dari korban bencana.

Masa rekonstruksi dan rehabilitasi Aceh pascatsunami pun berjalan. Membangun kembali berbagai infrastruktur, khususnya rumah yang menjadi tempat tinggal bagi keluarga yang selamat dari tsunami.

Jalan-jalan utama kini telah beraspal hotmix dan tidak ada ruas jalan desa yang tidak beraspal di kampung-kampung eks tsunami.

Sewindu tsunami

Kini sewindu sudah tsunami meluluhlantakkan Aceh. Rumah penduduk, infrastruktur publik sudah dibangun, bahkan lebih baik dibanding sebelumnya.

"Rumah memang sudah ada, sarana dan prasarana publik di gampong (desa) lebih baik dibanding sebelum tsunami, tapi kami berharap generasi mendatang tidak melupakan tragedi yang pernah kami alami itu," kata Wahidi, salah seorang korban tsunami.

Artinya, ia menjelaskan semuanya itu bukan bertujuan membangkitkan kembali luka akibat tsunami, tapi paling tidak diketahui generasi muda kedepan sebagai media pengingat agar tetap waspada terhadap bencana.

"Sebagai umat Muslim tentunya kami berharap setiap tahun diadakan kenduri sekaligus doa bersama agar para syuhada tsunami mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT, dan kita dihindari jangan sampai merasakan bencana itu lagi," kata dia menambahkan.

M Iqbal, korban lainnya, juga berharap pemerintah memasukkan cerita tentang tsunami Aceh menjadi salah satu pelajaran kearifan lokal di sekolah-sekolah di provinsi ini.

Selain itu, juga perlu dipikirkan pembangunan sebuah kawasan untuk ditempati benda-benda atau puing-puing peninggalan tsunami.

"Artinya, bisa aja dibangun seperti `desa tsunami` sebagai pengingat kepada generasi muda bahwa daerahnya pernah dilanda bencana alam itu, selain juga bisa dijadikan sebagai aset wisata di Aceh," kata dia.

Sebab, M Iqbal mengatakan masyarakat pesisir pantai melakukan kegiatan tersendiri untuk mengenang setiap tahun bencana tsunami, misalnya tahlilan, zikir dan doa di masjid atau meunasah desa masing-masing.

Bagi masyarakat nelayan, mengenang peristiwa tsunami setiap 26 Desember itu dengan tidak melakukan aktivitas mencari nafkah selama sehari.

"Sudah menjadi keharusan agar dipatuhi oleh nelayan Aceh untuk tidak melaut sehari pada setiap 26 Desember termasuk tahun ini," kata Ketua Lembaga Hukom Adat Laot atau Panglima Laot Aceh T Bustamam.

Pantang melaut sehari khususnya pada setiap 26 Desember itu untuk mengenang keluarga dan sahabat nelayan yang telah menjadi korban bencana tsunami.

"Mari kita gunakan waktu pada hari itu untuk berzikir dan berdoa kepada Allah SWT agar arwah para syuhada tsunami mendapat tempat layak di sisi-Nya dan kita yang masih hidup dihindarkan dari musibah," kata dia.

Tsunami 26 Desember 2004 merupakan bencana dahsyat dialami masyarakat Aceh terutama penduduk di pesisir pantai di delapan kabupaten/kota dan mengakibatkan sekitar 200.000 warga hilang dan meninggal dunia.

"Sebagian besar dari syuhada tsunami itu menjadi korban karena dinyakini minimnya pengetahuan mereka terhadap bencana tersebut," kata Sekjen Lembaga Hukum Adat Laot atau Panglima Laot Aceh Umar Abdul Aziz.

Dia menjelaskan, kebijakan libur pada 26 Desember juga sudah diterapkan oleh Pemerintah Aceh pada 2011 dengan menetapkan tanggal itu sebagai hari libur daerah.

"Kita berharap kebijakan yang bernilai edukatif ini dapat dipertahankan. Melalui peringatan tsunami kita tidak hanya berkesempatan mendoakan orang-orang yang menjadi korban, tapi juga dapat mewariskan pengetahuan kepada generasi muda tentang peristiwa itu," kata dia.

Selain itu libur daerah pada setia 26 Desember sekaligus menghidupkan kearifan generasi selanjutnya lebih siap dan mengetahui tindakan apa saja perlu dilakukan agar terhidar dari dampak bencana yang mungkin timbul.

Mengenang tsunami setiap 26 Desember itu bukan berarti membangkitkan kembali luka lama, tapi sebagai pembelajaran agar generasi Aceh mendatang mengetahui jika di daerahnya pernah hancur akibat bencana tersebut. 

Editor: Ella Syafputri

Senin, 24 Desember 2012

Perbedaan Windows 8 dan Windows 7

1. Tidak Ada Start Button – Metro UI

Bila Anda tidak menyukai Start Button pada Windows versi-versi yang sebelumnya, secara default pada Windows 8 Start Button telah dihilangkan dan digantikan dengan Metro UI (User Interface). Tapi tenang saja, bila Anda keberatan Microsoft mengatakan bahwa akan disediakan cara untuk mengembalikan desktop kembali seperti biasa seperti Windows versi sebelumnya walaupun tetap secara default, UI-nya tetap akan diset baru.
2. Task Manager yang Lebih Sederhana

Mungkin Anda sering melihat tabs yang ada dalam Task Manager, mungkin biasanya yang sering dilihat hanya Applications dan Processes. Di Windows 8, Task Manager hanya akan seperti ini:
Hanya sebuah list aplikasi-aplikasi yang sedang berjalan dan dapat dihentikan dengan sekali klik. Untuk melihat bagian processes cukup klik More details dan Anda akan dapat melihat seperti ini:
3. Perubahan pada Move, Rename, Copy, dan Delete

Bila Anda melakukan copy file apapun, baik satu file maupun banyak file, semua info akan digabungkan menjadi satu kotak dialog. Jadi bila Anda melakukan 5 proses copy yang terpisah, Anda tidak akan melihat 5 kotak dialog seperti biasanya. Selain itu, Anda juga mendapatkan fitur pause. Lihat gambar berikut ini untuk lebih jelasnya.
Bila Anda klik More details, Anda akan dapat melihat kecepatan dan banyaknya data yang sedang di-copy.
4. Windows Explorer Baru

Windows Explorer yang sekarang pun akan menggunakan ribbon interface seperti yang mungkin sering Anda lihat pada Office 2007 dan 2010. Seperti inilah tampilannya:
explorer windows 8

 5. Startup Cepat

Lamanya booting sering menjadi permasalahan dalam Windows. Di dalam Windows 8 ada sebuah mode startup yang cepat. Mungkin hal ini seperti melakukan restart pada komputer namun tanpa merestart sepenuhnya. Anda tetap akan melihat sesi baru di mana semua aplikasi telah tertutup seperti restart biasa tapi dengan menggunakan waktu yang jauh lebih sedikit.

6. Browsing Bebas Plugin

Internet Explorer (IE) 10 memiliki perubahan user interface yang cukup signifikan dan juga mengubah pola Anda melakukan browsing. IE 10 lebih menggunakan HTML 5 dibandingkan dengan plugin dan secara default akan berjalan tanpa plugin. Bila Anda membutuhkan sesuatu seperti Adobe Flash untuk membuka sebuah halaman, Anda dapat mengubahnya ke tampilan “desktop”.

internet explorer 10

7. Booting Lebih Baik

Pada Windows versi-versi sebelumnya bila Anda melakukan booting dengan opsi advanced tampilannya akan sangat membosankan, tampak sama seperti DOS command prompt. Tampilan booting sekarang sangat cantik. Anda akan melihat tampilan yang menarik dengan berbagai pilihan pengaturan.
advance option windows 8

8. Sign In dengan Windows Live ID

Pada Windows 8, Anda dapat melakukan sign in dengan Windows Live. Dengan integrasi SkyDrive, sekarang Anda dapat sign in dengan Windows Live dan mendapatkan file, pengaturan, aplikasi, dan lain-lain yang tersimpan. Anda dapat masuk ke Windows 8 pada mesin yang lain.

Fitur ini juga akan menyimpan semua favorites di IE, wallpaper desktop, dan lain-lain. Anda dapat membeli tempat penyimpanan ekstra dan menyimpan file-file Anda pada SkyDrive dan mengaksesnya secara online dengan menggunakan mobile device seperti iPad, Iphone, dan Android.

9. Refresh dan Reset

Ada dua fitur baru pada Windows 8 yaitu opsi refresh dan reset. Reset akan membuang semua data personal, aplikasi, dan pengaturan kemudian menginstall ulang Windows. Refresh akan menyimpan semua data, aplikasi, dan pengaturan, kemudian menginstall ulang Windows. Pada Windows versi sebelumnya, akan cukup sulit untuk menginstall ulang Windows tanpa menghapus semua personal data. Opsi ini pun dapat digunakan saat booting sehingga bila Anda mengalami masalah dalam booting, Anda tetap dapat menggunakan fitur ini.
advance option windows 8

10. Scaling untuk Ukuran Layar yang Berbeda-Beda

Windows 8 memungkinkan Anda untuk melakukan scaling atau pengubahan ukuran ke resolusi layar, ukuran layar, dan densitas pixel yang berbeda. Anda dapat menggunakan Windows 8 di berbagai tempat mulai dari Windows phone sampai kepada layar 30 inchi dengan resolusi 2560×1600. Sebagian besar aplikasi Windows 8 akan didesain untuk secara otomatis mengatur dirinya sendiri di berbagai ukuran layar dan menampilkan lebih banyak atau lebih sedikit konten berdasarkan ukuran.

sumber :http://pambudie.blogspot.com/2012/10/perbedaan-windows-7-dan-windows-8.html